Jika Allah memerintahkan sesuatu pasti itu semua ada hikmahnya. Begitu juga shaum, shaum pada bulan Ramadhan itu ada 5 hikmah yang tersimpan didalamnya.
1. Menghapus dosa-dosa kecil
Sebagai manusia, kita tidak pernah lepas dari kekeliruan dan kesalahan. Sesoleh apapaun manusia pasti dia pernah melakukan yang namanya dosa. Kecuali para nabi yang ma’sum (terpelihara dari dosa). Shaum Ramadhan merupakan sarana untuk menghapus dosa. Jika kita diberi umur dan kesempatan untuk melaksanakan ramadhan tahun ini, berarti shaum yang kita lakukan menjadi penghapus bagi dosa-dosa kecil satu tahun kebelakang. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW.
“…Ramadhan ke Ramadhan berikutnya adalah menghapuskan kesalahan-kesalahan diantara keduanya selama dosa-daso besar dijauhi.” (H.R. Muslim)
2. Melatih muraqabah
Muraqabah artinya suatu kondisa jiwa yang selalu merasa ditata, dilihat, dan di awasi oleh Allah swt. Seorang mahasiswa yang muraqabah yaitu ketika ujian dia tidak akan menyontek walaupun tidak diawasi. Nah, ketika kita shaum, jika waktu berbuka belum tiba, jika dihadapan kita ada makanan, kita tidak berani untuk memakan makanan tersebut, nah disitulah kita merasa dilihat oleh Allah.
3. Melatih pengendalian nafsu
Manusia memiliki 3 nafsu yang selalu bersaing,yaitu nafsu amarah,nafsu lawwamah, dan nafsu muthmainnah .
Nafsu amarah adalah nafsu (dorongan) untuk melakukan pelanggaran dan kemaksiatan. Manusia paling soleh pun memiliki dorongan seperti ini, karena sudah dipastikan tidak ada manusia yang steril dari dosa.
Nafsu lawwamah adalah nafsu yang suka mengingatkan kita ketika kita melakukan suatu pelanggaran atau dosa. Misalnya ketika melakukan kemaksiatan berbohong, siapa yang mengingatkan kita bahwa perbuatan itu salah, pasti hati kita bukan? Nah itu yang dimaksud dengan nafsu lawwamah.
Nafsu muthmainnah adalah dorongan untuk melakukan kebaikan. Sebejat-bejatnya manusia pasti dia punya nafsu seperti ini. mengapa? karena pasti dia pernah berbuat kebaikan.
Ketiga nafsu ini selalu bersaing, ketika nafsu muthmainnah menang, maka seseorang akan cenderung berbuat baik. Tapi ketika nafsu amarah menang, maka akan lahir perbuata dosa. Nah disini yang dimaksud hikmah ramadhan salah satunya adalah mengendalikan nafsu.
4. Menajamkan kepekaan sosial
Shaum bisa menjadi ajang untuk melatih kepekaan sosial. mengapa? karena ketika kita shaum, kita tidak makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenam nya matahari. Kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kurang beruntung, yang mereka hanya makan 1 kali dalam sehari.
5. Menyehatkan badan
Para ahli kesehatan mengatakan bahwa organ tubuh yang ada di dalam itu perlyu diistirahatkan, seperti ketika kita shaum, berarti organ tubuh yang ada dalam tubuh kita itu sedang istirahat. Nah itu sangat sehat untuk kebutuhan kita.
